Kurang Komunikasi Akibatkan Pasangan Selingkuh

Membina rumah tangga memang perlu cinta. Tapi cinta saja ternyata tak cukup. Untuk membangun pernikahan dan menjaganya dengan baik perlu komitmen, kepercayaan, dan juga yang tak kalah penting adalah komunikasi. Bahkan komunikasi inilah kunci penting untuk mencegah terjadinya selingkuh dan perceraian di dalam rumah tangga.

Menurut psikolog Henni Norita, di dalam keluarga, suami dan istri harus berkomunikasi dengan baik. Baik buruknya pasangan Anda bila telah menikah dijadikan satu. Tak ada yang namanya membeda-bedakan, tapi lebih kepada menyikapi semua perbedaan yang ada.

“Selingkuh itu kebanyakan kurangnya komunikasi antara sesama pasangan. Apa yang terjadi tidak dikomunikasikan dengan pasangan, malah mencari di luar yang lebih men-support, seperti teman kantor yang lebih memperhatikan dan menerima dia,” ungkap Henni Norita saat berbincang-bincang khusus dengan Vemale di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 18 April 2016.

Bila terjadi selingkuh sampai perceraian maka yang terkena dampak adalah anak Anda sendiri. “Anak sampai jadi yang terbebani oleh perilaku orang tuanya. Bila sampai cerai harus memberikan porsi yang sama kepada anak. Karena anak perlu balancing, figur ayah dan ibu sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya,” jelasnya.

Bagi Henni Norita yang telah menekuni dunia anak sejak tahun 2000an, menjelaskan  usia 0 hingga 6 tahun pada anak merupakan masa-masa tumbuh kembang mereka yang sangat berharga. Bila ayah dan ibunya berantam di depannya, maka saat dewasa menjadi trauma tersendiri. Bahayanya bisa sampai bunuh diri atau bahaya-bahaya lain yang dilakukan si anak.

“Di alam bawah sadarnya itu orang tua bercerai adanya rasa ketidaknyamanan di dalam diri anak. Anak jadi korban karena ia kekurangan figur ayah atau figur ibu,” kata Henni dengan tegas.

Diharapkan para orang tua dapat menjalani rumah tangga dengan memegang kuncinya yaitu komunikasi yang baik antara suami dan istri. Sehingga tidak adanya selingkuh dan perceraian untuk membuat masa depan anak Anda penuh harapan.

Facebook Comments

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Komentar Anda